Pelabuhan Perintis

PELABUHAN PERINTIS

Indonesia adalah negara maritim yang mempunyai wilayah perairan laut yang luas.Dimana masih banyak pulau-pulau kecil yang terisolasi karena kurangnya sarana dan prasarana penghubung antar pulau  untuk menunjang kehidupan sosial, ekonomi, pemerintahan, pertahanan/keamanan, budaya dan sebagainya. 
Pelabuhan perintis merupakan pelabuhan yang melayani rute pelayaran antar daerah atau pulau terpencil yang masih tertinggaldan belum terlayani oleh moda transportasi lain karena belum menguntungkan.
pelabuhan perintis
Pelabuhan Perintis memerlukan keadaan yang tenang terhadap gangguan gelombang,arus maupun kombinasi dari arus dan gelombang, sehingga sebagian besar pelabuhan berada ditepi sungai, teluk ataupun pantai yang secara alami terlindung terhadap gangguan gelombang(misal : pantai yang berada di belakang suatu pulau-pulau yang berfungsi sebagai pemecah gelombang atau breakwater alami). 
Pelabuhan perintis mempunyai fungsi yang sangat pentingsebagai tempat untuk melakukan kegiatan menaik-turunkan penumpang, bongkar-muat barang, pengisian bahan bakar dan air tawar, reparasi, pengadaan perbekalan, dan lain sebagainya.Pelabuhan perintis juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pemecah gelombang, dermaga, peralatan tambatan, peralatan bongkar-muat barang, gudang, halaman untuk menimbun barang, perkantoran baik untuk pengelola pelabuhan maupun untuk maskapai pelayaran, perlengkapan pengisian bahan bakar dan penyediaan air bersih, dan lain sebagainya.Kapal-kapal yang bisa singga di pelabuhan perintis merupakan kapal-kapal yang tidakterlalu besar. Namun pelabuhan perintis tetap memegang peranan penting dalam rute pelayarankarena Hampir semua barang dalam jumlah besar, dapat angkutan dengan kapal yangmemerlukan waktu lebih singkat, tenaga kerja lebih sedikit, dan biaya lebih murah dibandingkandengan moda transportasi lainnya. Oleh karena itu, mempelajari tentang pelabuhan perintissangat penting karena merupakan prasarana untuk menunjang kehidupan sosial, ekonomi, pemerintahan, pertahanan/keamanan, budaya antar pulau kecil dan sekitarnya.
Iklan

Kabupaten Kota Se Indonesia

Inilah Daftar Nama Kabupaten dan Kota se Indonesia Terbaru :

Jumlah Kabupaten dan Kota yang ada di Seluruh Indonesia Saat ini sebanyak 416 Kabupaten (Data 2015 – 2016). jumlah Kota di Indonesia atau se Indonesia saat ini adalah sebanyak 98 Kota (Data 2015 – 2016). Jadi total Kabupaten dan Kota yanga ada di Indonesia saat ini adalah 514 Kabupaten dan Kota.

Daftar Nama Kabupaten dan Kota se Indonesia

  1. Provinsi AcehJumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Aceh adalah 18 kabupaten dan 5 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Aceh :Daftar Nama Kabupaten di Aceh :
  1. Kabupaten Aceh Barat
  2. Kabupaten Aceh Barat Daya
  3. Kabupaten Aceh Besar
  4. Kabupaten Aceh Jaya
  5. Kabupaten Aceh Selatan
  6. Kabupaten Aceh Singkil
  7. Kabupaten Aceh Tamiang
  8. Kabupaten Aceh Tengah
  9. Kabupaten Aceh Tenggara
  10. Kabupaten Aceh Timur
  11. Kabupaten Aceh Utara
  12. Kabupaten Bener Meriah
  13. Kabupaten Bireuen
  14. Kabupaten Gayo Lues
  15. Kabupaten Nagan Raya
  16. Kabupaten Pidie
  17. Kabupaten Pidie Jaya
  18. Kabupaten Simeulue

Daftar Nama Kota di Aceh

  1. Kota Banda Aceh
  2. Kota Langsa
  3. Kota Lhokseumawe
  4. Kota Sabang
  5. Kota Subulussalam
  1. Provinsi Sumatera Utara (SUMUT)Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara (SUMUT) :Daftar Nama Kabupaten di Sumatera Utara (SUMUT)
  1. Kabupaten Asahan
  2. Kabupaten Batubara
  3. Kabupaten Dairi
  4. Kabupaten Deli Serdang
  5. Kabupaten Humbang Hasundutan
  6. Kabupaten Karo
  7. Kabupaten Labuhanbatu
  8. Kabupaten Labuhanbatu Selatan
  9. Kabupaten Labuhanbatu Utara
  10. Kabupaten Langkat
  11. Kabupaten Mandailing Natal
  12. Kabupaten Nias
  13. Kabupaten Nias Barat
  14. Kabupaten Nias Selatan
  15. Kabupaten Nias Utara
  16. Kabupaten Padang Lawas
  17. Kabupaten Padang Lawas Utara
  18. Kabupaten Pakpak Bharat
  19. Kabupaten Samosir
  20. Kabupaten Serdang Bedagai
  21. Kabupaten Simalungun
  22. Kabupaten Tapanuli Selatan
  23. Kabupaten Tapanuli Tengah
  24. Kabupaten Tapanuli Utara
  25. Kabupaten Toba Samosir

Daftar Nama Kota di Sumatera Utara (SUMUT):

  1. Kota Binjai
  2. Kota Gunungsitoli
  3. Kota Medan
  4. Kota Padangsidempuan
  5. Kota Pematangsiantar
  6. Kota Sibolga
  7. Kota Tanjungbalai
  8. Kota Tebing Tinggi
  1. Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR)Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR) adalah 12 kabupaten dan 7 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR) :Daftar Nama Kabupaten di Sumatera Barat (SUMBAR)
  1. Kabupaten Agam
  2. Kabupaten Dharmasraya
  3. Kabupaten Kepulauan Mentawai
  4. Kabupaten Lima Puluh Kota
  5. Kabupaten Padang Pariaman
  6. Kabupaten Pasaman
  7. Kabupaten Pasaman Barat
  8. Kabupaten Pesisir Selatan
  9. Kabupaten Sijunjung
  10. Kabupaten Solok
  11. Kabupaten Solok Selatan
  12. Kabupaten Tanah Datar

Daftar Nama Kota di Sumatera Barat (SUMBAR)

  1. Kota Bukittinggi
  2. Kota Padang
  3. Kota Padangpanjang
  4. Kota Pariaman
  5. Kota Payakumbuh
  6. Kota Sawahlunto
  7. Kota Solok
  1. Provinsi Riau Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau adalah 10 kabupaten dan 2 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau :Daftar Nama Kabupaten di Riau
  1. Kabupaten Bengkalis
  2. Kabupaten Indragiri Hilir
  3. Kabupaten Indragiri Hulu
  4. Kabupaten Kampar
  5. Kabupaten Kepulauan Meranti
  6. Kabupaten Kuantan Singingi
  7. Kabupaten Pelalawan
  8. Kabupaten Rokan Hilir
  9. Kabupaten Rokan Hulu
  10. Kabupaten Siak

Daftar Nama Kota di Riau

  1. Kota Dumai
  2. Kota Pekanbaru
  1. Provinsi Kepulauan Riau (KEPRI) Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepulauan Riau (KEPRI) adalah 5 kabupaten dan 2 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepulauan Riau (KEPRI) :Daftar Nama Kabupaten di Kepulauan Riau (KEPRI)
  1. Kabupaten Bintan
  2. Kabupaten Karimun
  3. Kabupaten Kepulauan Anambas
  4. Kabupaten Lingga
  5. Kabupaten Natuna

Daftar Nama Kota di Kepulauan Riau (KEPRI)

  1. Kota Batam
  2. Kota Tanjung Pinang
  1. Provinsi Jambi Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi adalah 9 kabupaten dan 2 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi :Daftar Nama Kabupaten di Jambi
  1. Kabupaten Batanghari
  2. Kabupaten Bungo
  3. Kabupaten Kerinci
  4. Kabupaten Merangin
  5. Kabupaten Muaro Jambi
  6. Kabupaten Sarolangun
  7. Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  8. Kabupaten Tanjung Jabung Timur
  9. Kabupaten Tebo

Daftar Nama Kota di Jambi

  1. Kota Jambi
  2. Kota Sungai Penuh
  1. Provinsi Bengkulu Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu adalah 9 kabupaten dan 1 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu :Daftar Nama Kabupaten di Bengkulu
  1. Kabupaten Bengkulu Selatan
  2. Kabupaten Bengkulu Tengah
  3. Kabupaten Bengkulu Utara
  4. Kabupaten Kaur
  5. Kabupaten Kepahiang
  6. Kabupaten Lebong
  7. Kabupaten Mukomuko
  8. Kabupaten Rejang Lebong
  9. Kabupaten Seluma

Daftar Nama Kota di Bengkulu

  • Kota Bengkulu
  1. Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) adalah 13 kabupaten dan 4 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) :Daftar Nama Kabupaten di Sumatera Selatan (SUMSEL)
  1. Kabupaten Banyuasin
  2. Kabupaten Empat Lawang
  3. Kabupaten Lahat
  4. Kabupaten Muara Enim
  5. Kabupaten Musi Banyuasin
  6. Kabupaten Musi Rawas
  7. Kabupaten Musi Rawas Utara
  8. Kabupaten Ogan Ilir
  9. Kabupaten Ogan Komering Ilir
  10. Kabupaten Ogan Komering Ulu
  11. Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
  12. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
  13. Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir

Daftar Nama Kota di Sumatera Selatan (SUMSEL)

  1. Kota Lubuklinggau
  2. Kota Pagar Alam
  3. Kota Palembang
  4. Kota Prabumulih
  1. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah 6 kabupaten dan 1 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung :Daftar Nama Kabupaten di Kepulauan Bangka Belitung
  1. Kabupaten Bangka
  2. Kabupaten Bangka Barat
  3. Kabupaten Bangka Selatan
  4. Kabupaten Bangka Tengah
  5. Kabupaten Belitung
  6. Kabupaten Belitung Timur

Daftar Nama Kota di Kepulauan Bangka Belitung

  • Kota Pangkal Pinang
  1. Provinsi Lampung Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Lampung adalah 13 kabupaten dan 2 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Lampung :Daftar Nama Kabupaten di Lampung
  1. Kabupaten Lampung Tengah
  2. Kabupaten Lampung Utara
  3. Kabupaten Lampung Selatan
  4. Kabupaten Lampung Barat
  5. Kabupaten Lampung Timur
  6. Kabupaten Mesuji
  7. Kabupaten Pesawaran
  8. Kabupaten Pesisir Barat
  9. Kabupaten Pringsewu
  10. Kabupaten Tulang Bawang
  11. Kabupaten Tulang Bawang Barat
  12. Kabupaten Tanggamus
  13. Kabupaten Way Kanan

Daftar Nama Kota di Lampung

  1. Kota Bandar Lampung
  2. Kota Metro

Pulau Jawa

  1. Provinsi Banten Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten adalah 4 kabupaten dan 4 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten :Daftar Nama Kabupaten di Banten
  1. Kabupaten Lebak
  2. Kabupaten Pandeglang
  3. Kabupaten Serang
  4. Kabupaten Tangerang

Daftar Nama Kota di Banten

  1. Kota Cilegon
  2. Kota Serang
  3. Kota Tangerang
  4. Kota Tangerang Selatan
  1. Provinsi Jawa Barat (JABAR)Jumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat (JABAR) adalah 18 kabupaten dan 9 kota. Daftar Nama Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat (JABAR) :Daftar Nama Kabupaten di Jawa Barat (JABAR)
  1. Kabupaten Bandung
  2. Kabupaten Bandung Barat
  3. Kabupaten Bekasi
  4. Kabupaten Bogor
  5. Kabupaten Ciamis
  6. Kabupaten Cianjur
  7. Kabupaten Cirebon
  8. Kabupaten Garut
  9. Kabupaten Indramayu
  10. Kabupaten Karawang
  11. Kabupaten Kuningan
  12. Kabupaten Majalengka
  13. Kabupaten Pangandaran
  14. Kabupaten Purwakarta
  15. Kabupaten Subang
  16. Kabupaten Sukabumi
  17. Kabupaten Sumedang
  18. Kabupaten Tasikmalaya

Daftar Nama Kota di Jawa Barat (JABAR)

  1. Kota Bandung
  2. Kota Banjar
  3. Kota Bekasi
  4. Kota Bogor
  5. Kota Cimahi
  6. Kota Cirebon
  7. Kota Depok
  8. Kota Sukabumi
  9. Kota Tasikmalaya
  1. Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi DKI JakartaDaftar Nama Kabupaten di DKI Jakarta
  • Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu

Daftar Nama kota di DKI Jakarta

  1. Kota Administrasi Jakarta Barat
  2. Kota Administrasi Jakarta Pusat
  3. Kota Administrasi Jakarta Selatan
  4. Kota Administrasi Jakarta Timur
  5. Kota Administrasi Jakarta Utara
  1. Provinsi Jawa Tengah (JATENG) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Jawa Tengah (JATENG)Daftar Nama Kabupaten di Jawa Tengah (JATENG)
  1. Kabupaten Banjarnegara
  2. Kabupaten Banyumas
  3. Kabupaten Batang
  4. Kabupaten Blora
  5. Kabupaten Boyolali
  6. Kabupaten Brebes
  7. Kabupaten Cilacap
  8. Kabupaten Demak
  9. Kabupaten Grobogan
  10. Kabupaten Jepara
  11. Kabupaten Karanganyar
  12. Kabupaten Kebumen
  13. Kabupaten Kendal
  14. Kabupaten Klaten
  15. Kabupaten Kudus
  16. Kabupaten Magelang
  17. Kabupaten Pati
  18. Kabupaten Pekalongan
  19. Kabupaten Pemalang
  20. Kabupaten Purbalingga
  21. Kabupaten Purworejo
  22. Kabupaten Rembang
  23. Kabupaten Semarang
  24. Kabupaten Sragen
  25. Kabupaten Sukoharjo
  26. Kabupaten Tegal
  27. Kabupaten Temanggung
  28. Kabupaten Wonogiri
  29. Kabupaten Wonosobo

Daftar Nama Kota di Jawa Tengah (JATENG)

  1. Kota Magelang
  2. Kota Pekalongan
  3. Kota Salatiga
  4. Kota Semarang
  5. Kota Surakarta
  6. Kota Tegal
  1. Daerah Istimewa Yogyakarta Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Daerah Istimewa YogyakartaDaftar Nama Kabupaten di Yogyakarta
  1. Kabupaten Bantul
  2. Kabupaten Gunungkidul
  3. Kabupaten Kulon Progo
  4. Kabupaten Sleman

Daftar Nama Kota di Yogyakarta

  • Kota Yogyakarta
  1. Jawa Timur (JATIM) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Jawa TimurDaftar Nama Kabupaten di Jawa Timur (JATIM)
  1. Kabupaten Bangkalan
  2. Kabupaten Banyuwangi
  3. Kabupaten Blitar
  4. Kabupaten Bojonegoro
  5. Kabupaten Bondowoso
  6. Kabupaten Gresik
  7. Kabupaten Jember
  8. Kabupaten Jombang
  9. Kabupaten Kediri
  10. Kabupaten Lamongan
  11. Kabupaten Lumajang
  12. Kabupaten Madiun
  13. Kabupaten Magetan
  14. Kabupaten Malang
  15. Kabupaten Mojokerto
  16. Kabupaten Nganjuk
  17. Kabupaten Ngawi
  18. Kabupaten Pacitan
  19. Kabupaten Pamekasan
  20. Kabupaten Pasuruan
  21. Kabupaten Ponorogo
  22. Kabupaten Probolinggo
  23. Kabupaten Sampang
  24. Kabupaten Sidoarjo
  25. Kabupaten Situbondo
  26. Kabupaten Sumenep
  27. Kabupaten Trenggalek
  28. Kabupaten Tuban
  29. Kabupaten Tulungagung

Daftar Nama Kota di Jawa Timur (JATIM)

  1. Kota Batu
  2. Kota Blitar
  3. Kota Kediri
  4. Kota Madiun
  5. Kota Malang
  6. Kota Mojokerto
  7. Kota Pasuruan
  8. Kota Probolinggo
  9. Kota Surabaya
  1. Nusa Tenggara
  2. Bali 
    Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Bali Daftar Nama Kabupaten di Bali
  1. Kabupaten Badung
  2. Kabupaten Bangli
  3. Kabupaten Buleleng
  4. Kabupaten Gianyar
  5. Kabupaten Jembrana
  6. Kabupaten Karangasem
  7. Kabupaten Klungkung
  8. Kabupaten Tabanan

Daftar Nama Kota di Bali

  • Kota Denpasar
  1. Nusa Tenggara Barat (NTB) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)Daftar Nama Kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB)
  1. Kabupaten Bima
  2. Kabupaten Dompu
  3. Kabupaten Lombok Barat
  4. Kabupaten Lombok Tengah
  5. Kabupaten Lombok Timur
  6. Kabupaten Lombok Utara
  7. Kabupaten Sumbawa
  8. Kabupaten Sumbawa Barat

Daftar Nama Kota di Nusa Tenggara Barat (NTB)

  1. Kota Bima
  2. Kota Mataram
  1. Nusa Tenggara Timur (NTT) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)Daftar Nama Kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT)
  1. Kabupaten Alor
  2. Kabupaten Belu
  3. Kabupaten Ende
  4. Kabupaten Flores Timur
  5. Kabupaten Kupang
  6. Kabupaten Lembata
  7. Kabupaten Malaka
  8. Kabupaten Manggarai
  9. Kabupaten Manggarai Barat
  10. Kabupaten Manggarai Timur
  11. Kabupaten Ngada
  12. Kabupaten Nagekeo
  13. Kabupaten Rote Ndao
  14. Kabupaten Sabu Raijua
  15. Kabupaten Sikka
  16. Kabupaten Sumba Barat
  17. Kabupaten Sumba Barat Daya
  18. Kabupaten Sumba Tengah
  19. Kabupaten Sumba Timur
  20. Kabupaten Timor Tengah Selatan
  21. Kabupaten Timor Tengah Utara

Daftar Nama Kota di Nusa Tenggara Timur (NTT)

  • Kota Kupang

20. Kalimantan Barat (KALBAR)

Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Kalimantan Barat (KALBAR)

Daftar Nama Kabupaten di Kalimantan Barat (KALBAR)

  1. Kabupaten Bengkayang
  2. Kabupaten Kapuas Hulu
  3. Kabupaten Kayong Utara
  4. Kabupaten Ketapang
  5. Kabupaten Kubu Raya
  6. Kabupaten Landak
  7. Kabupaten Melawi
  8. Kabupaten Mempawah
  9. Kabupaten Sambas
  10. Kabupaten Sanggau
  11. Kabupaten Sekadau
  12. Kabupaten Sintang

Daftar Nama Kota di Kalimantan Barat (KALBAR)

  1. Kota Pontianak
  2. Kota Singkawang

21. Kalimantan Selatan (KALSEL)

Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Kalimantan Selatan (KALSEL)

Daftar Nama Kabupaten di Kalimantan Selatan (KALSEL)

  1. Kabupaten Balangan
  2. Kabupaten Banjar
  3. Kabupaten Barito Kuala
  4. Kabupaten Hulu Sungai Selatan
  5. Kabupaten Hulu Sungai Tengah
  6. Kabupaten Hulu Sungai Utara
  7. Kabupaten Kotabaru
  8. Kabupaten Tabalong
  9. Kabupaten Tanah Bumbu
  10. Kabupaten Tanah Laut
  11. Kabupaten Tapin

Daftar Nama Kota di Kalimantan Selatan (KALSEL)

  1. Kota Banjarbaru
  2. Kota Banjarmasin

22. Kalimantan Tengah (KALTENG)

Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Kalimantan Tengah (KALTENG)

Daftar Nama Kabupaten di Kalimantan Tengah (KALTENG)

  1. Kabupaten Barito Selatan
  2. Kabupaten Barito Timur
  3. Kabupaten Barito Utara
  4. Kabupaten Gunung Mas
  5. Kabupaten Kapuas
  6. Kabupaten Katingan
  7. Kabupaten Kotawaringin Barat
  8. Kabupaten Kotawaringin Timur
  9. Kabupaten Lamandau
  10. Kabupaten Murung Raya
  11. Kabupaten Pulang Pisau
  12. Kabupaten Sukamara
  13. Kabupaten Seruyan

Daftar Nama Kota di Kalimantan Tengah (KALTENG)

  • Kota Palangka Raya
  1. Kalimantan Timur (KALTIM) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Kalimantan Timur (KALTIM)Daftar Nama Kabupaten di Kalimantan Timur (KALTIM)
  1. Kabupaten Berau
  2. Kabupaten Kutai Barat
  3. Kabupaten Kutai Kartanegara
  4. Kabupaten Kutai Timur
  5. Kabupaten Mahakam Ulu
  6. Kabupaten Paser
  7. Kabupaten Penajam Paser Utara

Daftar Nama Kota di Kalimantan Timur (KALTIM)

  1. Kota Balikpapan
  2. Kota Bontang
  3. Kota Samarinda
  1. Kalimantan Utara (KALTARA)Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Kalimantan Utara (KALTARA)Daftar Nama Kabupaten di Kalimantan Utara (KALTARA)
  1. Kabupaten Bulungan
  2. Kabupaten Malinau
  3. Kabupaten Nunukan
  4. Kabupaten Tana Tidung

Daftar Nama Kota di Kalimantan Utara (KALTARA)

  • Kota Tarakan
  1. Sulawesi
  2. Gorontalo Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi GorontaloDaftar Nama Kabupaten di Gorontalo
  1. Kabupaten Boalemo
  2. Kabupaten Bone Bolango
  3. Kabupaten Gorontalo
  4. Kabupaten Gorontalo Utara
  5. Kabupaten Pohuwato

Daftar Nama Kabupaten di Gorontalo

  • Kota Gorontalo
  1. Sulawesi Selatan (SULSEL) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Sulawesi Selatan (SULSEL)Daftar Nama Kabupaten di Sulawesi Selatan (SULSEL)
  1. Kabupaten Bantaeng
  2. Kabupaten Barru
  3. Kabupaten Bone
  4. Kabupaten Bulukumba
  5. Kabupaten Enrekang
  6. Kabupaten Gowa
  7. Kabupaten Jeneponto
  8. Kabupaten Kepulauan Selayar
  9. Kabupaten Luwu
  10. Kabupaten Luwu Timur
  11. Kabupaten Luwu Utara
  12. Kabupaten Maros
  13. Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
  14. Kabupaten Pinrang
  15. Kabupaten Sidenreng Rappang
  16. Kabupaten Sinjai
  17. Kabupaten Soppeng
  18. Kabupaten Takalar
  19. Kabupaten Tana Toraja
  20. Kabupaten Toraja Utara
  21. Kabupaten Wajo

Daftar Nama Kota di Sulawesi Selatan (SULSEL)

  1. Kota Makassar
  2. Kota Palopo
  3. Kota Parepare
  1. Sulawesi Tenggara (SULTRA) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA)Daftar Nama Kabupaten di Sulawesi Tenggara (SULTRA)
  1. Kabupaten Bombana
  2. Kabupaten Buton
  3. Kabupaten Buton Selatan
  4. Kabupaten Buton Tengah
  5. Kabupaten Buton Utara
  6. Kabupaten Kolaka
  7. Kabupaten Kolaka Timur
  8. Kabupaten Kolaka Utara
  9. Kabupaten Konawe
  10. Kabupaten Konawe Kepulauan
  11. Kabupaten Konawe Selatan
  12. Kabupaten Konawe Utara
  13. Kabupaten Muna
  14. Kabupaten Muna Barat
  15. Kabupaten Wakatobi

Daftar Nama Kota di Sulawesi Tenggara (SULTRA)

  1. Kota Bau-Bau
  2. Kota Kendari
  1. Sulawesi Tengah (SULTENG) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Sulawesi Tengah (SULTENG)Daftar Nama Kabupaten di Sulawesi Tengah (SULTENG)
  1. Kabupaten Banggai
  2. Kabupaten Banggai Kepulauan
  3. Kabupaten Banggai Laut
  4. Kabupaten Buol
  5. Kabupaten Donggala
  6. Kabupaten Morowali
  7. Kabupaten Morowali Utara
  8. Kabupaten Parigi Moutong
  9. Kabupaten Poso
  10. Kabupaten Sigi
  11. Kabupaten Tojo Una-Una
  12. Kabupaten Toli-Toli

Daftar Nama Kota di Sulawesi Tengah (SULTENG)

  • Kota Palu
  1. Sulawesi Utara (SULUT) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Sulawesi Utara (SULUT) Daftar Nama Kabupaten di Sulawesi Utara (SULUT)
  1. Kabupaten Bolaang Mongondow
  2. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
  3. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
  4. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
  5. Kabupaten Kepulauan Sangihe
  6. Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
  7. Kabupaten Kepulauan Talaud
  8. Kabupaten Minahasa
  9. Kabupaten Minahasa Selatan
  10. Kabupaten Minahasa Tenggara
  11. Kabupaten Minahasa Utara

Daftar Nama Kota di Sulawesi Utara (SULUT)

  1. Kota Bitung
  2. Kota Kotamobagu
  3. Kota Manado
  4. Kota Tomohon
  1. Sulawesi Barat (SULBAR) Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Sulawesi Barat (SULBAR)Daftar Nama Kabupaten di Sulawesi Barat (SULBAR)
  1. Kabupaten Majene
  2. Kabupaten Mamasa
  3. Kabupaten Mamuju
  4. Kabupaten Mamuju Tengah
  5. Kabupaten Mamuju Utara
  6. Kabupaten Polewali Mandar

Daftar Nama Kota di Sulawesi Barat (SULBAR)

  • Kota Mamuju

 

  1. Kepulauan Maluku
  2. Maluku Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi MalukuDaftar Nama Kabupaten di Maluku
  1. Kabupaten Buru
  2. Kabupaten Buru Selatan
  3. Kabupaten Kepulauan Aru
  4. Kabupaten Maluku Barat Daya
  5. Kabupaten Maluku Tengah
  6. Kabupaten Maluku Tenggara
  7. Kabupaten Maluku Tenggara Barat
  8. Kabupaten Seram Bagian Barat
  9. Kabupaten Seram Bagian Timur

Daftar Nama Kota di Maluku

  1. Kota Ambon
  2. Kota Tual
  1. Maluku Utara Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Maluku Utara Daftar Nama Kabupaten di Maluku Utara
  1. Kabupaten Halmahera Barat
  2. Kabupaten Halmahera Tengah
  3. Kabupaten Halmahera Utara
  4. Kabupaten Halmahera Selatan
  5. Kabupaten Kepulauan Sula
  6. Kabupaten Halmahera Timur
  7. Kabupaten Pulau Morotai
  8. Kabupaten Pulau Taliabu

Daftar Nama Kota di Maluku Utara

  1. Kota Ternate
  2. Kota Tidore Kepulauan

Papua

  1. Papua Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi PapuaDaftar Nama Kabupaten di Papua
  1. Kabupaten Asmat
  2. Kabupaten Biak Numfor
  3. Kabupaten Boven Digoel
  4. Kabupaten Deiyai
  5. Kabupaten Dogiyai
  6. Kabupaten Intan Jaya
  7. Kabupaten Jayapura
  8. Kabupaten Jayawijaya
  9. Kabupaten Keerom
  10. Kabupaten Kepulauan Yapen
  11. Kabupaten Lanny Jaya
  12. Kabupaten Mamberamo Raya
  13. Kabupaten Mamberamo Tengah
  14. Kabupaten Mappi
  15. Kabupaten Merauke
  16. Kabupaten Mimika
  17. Kabupaten Nabire
  18. Kabupaten Nduga
  19. Kabupaten Paniai
  20. Kabupaten Pegunungan Bintang
  21. Kabupaten Puncak
  22. Kabupaten Puncak Jaya
  23. Kabupaten Sarmi
  24. Kabupaten Supiori
  25. Kabupaten Tolikara
  26. Kabupaten Waropen
  27. Kabupaten Yahukimo
  28. Kabupaten Yalimo

Daftar Nama Kota di Papua

  • Kota Jayapura
  1. Papua Barat Berikut adalah daftar kabupaten dan kota di provinsi Papua BaratDaftar Nama Kabupaten di Papua Barat
  1. Kabupaten Fakfak
  2. Kabupaten Kaimana
  3. Kabupaten Manokwari
  4. Kabupaten Manokwari Selatan
  5. Kabupaten Maybrat
  6. Kabupaten Pegunungan Arfak
  7. Kabupaten Raja Ampat
  8. Kabupaten Sorong
  9. Kabupaten Sorong Selatan
  10. Kabupaten Tambrauw
  11. Kabupaten Teluk Bintuni
  12. Kabupaten Teluk Wondama

Demikian tadi Daftar Nama Kabupaten dan Kota se Indonesia semoga dapat menambah wawasan ilmupengetahuan.

Pemasangan Rubber Fender Bollard

Dermaga

Dermaga adalah suatu konstruksi bangunan pelabuhan yang digunakan untuk merapat dan menambatkan kapal yang melakukan bongkar muat barang dan menaik-turunkan penumpang.

Pemasangan Rubber Fender Bollard

Dermaga

Dermaga dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu:

1. Wharf  adalah dermaga yang dibuat sejajar pantai dan dapat dibuat berimpit dengan garis pantai atau agak menjorok kelaut, biasanya digunakan untuk pelabuhan barang potongan atau peti kemas.

2. Jetty atau pier Jetty atau pier adalah dermaga yang dibangun membentuk sudut terhadap garis pantai. Jetty dan pier bisanya digunakan untuk pelabuhan kapal minyak (Tanker).

Adapun jenis-jenis dermaga :

1.Dermaga barang umum, adalah dermaga yang diperuntukkan untuk bongkarmuat barang umum/general cargo keatas kapal.

2.Dermaga peti kemas, dermaga yang khusus diperuntukkan untuk bongkar muat peti kemas. Bongkar muat peti kemas biasanya menggunakan kran (crane)

3.Dermaga curah, adalah dermaga yang kusus digunakan untuk bongkar muat barang curah yang biasanya menggunakan ban berjalan (conveyor belt)

4.Dermaga khusus, adalah dermaga yang khusus digunakan untuk mengangkut barang khusus, seperti bahan bakar minyak, bahan bakar gas dan lain sebagainya.

5.Dermaga marina, adalah dermaga yang digunakan untuk kapal pesiar, speed boat.

6.Dermaga Kapal ikan , dermaga yang digunakan untuk kapal ikan.

Semua konstruksi dermaga yang dibangun harus dapat didukung oleh suatu pondasi, kesalahan dalam perencanaan pondasi akan mengakibatkan runtuhnya dermaga karena pondasi tidak dapat menahan gaya yang berasal dari konstruksi dermaga.

6.Demaga kapal ikan, adalah dermaga yang digunakan oleh kapal ikan

Solid Neoprene Elastomer Bearing Pad

Solid Neoprene ( polychloroprene) Elastomeric Bearing Pads

Neoprene Elastomeric Bearing Pads dengan material y neoprene (polycloroprene) keluarga karet sintetis yang memiliki keunggulan sebagai bantalan karet jembatan.Tahan terhadap cuaca yang extreme,tahan oil dan gesekan,safety yang bagus karena neoprene tidak membara saat terbakar.Gada Bina Usaha memproduki elastomeric bearing pad neoprene dengan proses produksi dengan menggunakan press hydraulic mesin.

Elastomeric Bearing Pad

Neoprene Elastomeric Bearing Pad diperkuat lapisan plat membantu kekakuan pada sifat dari karet neoprene pada saat diberi beban girder jembatan.Neoprene bearing pads tidak memiliki bagian yang bergerak dan ekspansi dan kontraksi termal yang diserap oleh kemampuan pad untuk memberi dan menerima di geser. Tidak ada gerakan geser antara bearing pad dan balok atau antara bearing pad dan abutment.

Neoprene Karet Bearing Pad untuk Jembatan

Neoprene Karet Bearing Pad untuk Jembatan

 

Rubber Fender Cone

Rubber Fender Cone

Rubber Fender Cone atau Fender Kerucut menyerupai Rubber Fender Type Cell,Jenis Fender model ini jarang sekali digunakan di Indonesia,namun Rubber Fender Cone adalah jenis fender yang sangat handal dan kuat dilengkapi accesories frontal frame pada bagian depan fender.

Pemilihan Rubber Fender

Kriteria Pemilihan Rubber Fender

Rubber Fender (Karet fender) adalah Produk barang jadi yang digunakan untuk mencegah benturan langsung antara kapal dengan dinding dermaga yang dapat mengakibatkan kerusakan ,baik pada sisi kapal yang langsung bersandar maupun sisi dermaga yang menahan badan kapal.

sesuai dengan fungsi dan kegunaannya,Fender harus mampu mengabsorpsi energinya,benturan yang tinggi dengan gaya reaksi yang relative rendah serta melibatkan perhitungan terhadap jenis/berat kapal,kecepatan dan sudut sandarnya.

Faktor Penting dalam memilih Fender adalah

  • Energi Absorpsi
  • Gaya Reaksi
  • Defleksi rata-rata

BEnergi Absorpsi

Merupakan kemampuansebuahfender dalam setiap tumbukan yang mengenainya.Penyerapan ini satunya terjadi dengan merubah gaya luar yang mengenainya menjadi gaya untuk perubahan bentuk fender(deformasi).

Atas dasar tersebut,bentuk /desain suatu fender harus mendukung terjadinya deformasi itu,dan deformasi tersebut tidak boleh bersifat permanent,sehingga desain compounya harus memiliki compression set rendah.

C.Gaya Reaksi / Reaction Force

Adalah Gaya reaksi dari fender pada saat menerima beban .gaya ini timbul sebagai gaya aksi reaksi fender itu yang sebagian diteruskan ke konstruksi pelabuhan dan sebagian lainnya dikembalikan ke kapal yang membanturnya sebagai gaya pantul.

gaya reaksi fender harus lebih rendah daripada daya tahan konstruksi pelabuhannya.bila hal ini diabaikan maka akan terjadi kerusakan struktur pada pelabuhan.

D.Defleksi Rata-Rata

adalah nilai Energy Absortion/Reaction Force atau EA/RF

dari kedua karakteristik terdahulu,maka sebaiknya sebuah fender memiliki nilai defleksi rata-rata(EA/RF) yang rendah karena ini menunjukkan performance fender bagaimana ia bereaksi ketika menerima beban.

Alat Tambat Kapal

A. Mooring System

Fungsi mooring pada prinsipnya adalah untuk “mengamankan” posisi kapal agar tetap pada tempatnya. Secara umum, mooring system yang digunakan untuk FSO/FPSO (Floating Production Storage and Offloading) adalah Spread Mooring, Turret Mooring, Tower Mooring, dan Buoy Mooring.

1. Spread Mooring

Boleh dibilang spread mooring adalah cara yang paling sederhana sebagai sarana tambat FSO/FPSO, karena pada system ini tidak memungkinkan bagi kapal untuk bergerak/berputar guna mencapai posisi dimana efek-efek lingkungan semisal angin, arus dan gelombang relative kecil. Namun hal ini akan mengakibatkan beban lingkungan terhadap kapal menjadi semakin besar, yang mana akan mengakibatkan bertambahnya jumlah mooring lines dan atau line tension-nya. Peralatan yang digunakan biasanya merupakan peralatan yang pada umumnya sudah tersedia di kapal. Pada system ini digunakan satu set anchor legs dan mooring lines yang biasanya terletak pada posisi bow dan stern kapal. Karena peralatan yang digunakan relative sederhana, maka tidak perlu dry docking untuk melakukan modifikasi terhadap mooring systemnya. Spread mooring dapat diterapkan pada setiap type kapal, namun dengan tetap memperhatikan fasilitas produksi di atas kapal. Pada FPSO Belanak Natuna yang di atasnya terdapat fasilitas produksi crude oil dan LPG, maka posisi fixed heading menjadi kebutuhan yang sangat penting dan oleh karenanya digunakan system spread mooring, karena pergerakan/perputaran dari kapal akan sangat berpengaruh pada proses produksi LPG. Pada system ini, peralatan offloading biasanya terletak di bow atau stern kapal, atau dengan menggunakan buoy yang didedikasikan khusus untuk sarana transfer cargo.

2. Turret Mooring
Pada system ini kapal dihubungkan dengan turret, yang mana dengan adanya bearing memungkinkan kapal untuk dapat berputar. Dibandingkan dengan spread mooring, pada system ini riser dan umbilical yang diakomodasi dapat lebih banyak lagi. Turret mooring dapat berupa external turret atau internal turret :
External Turret
External Turret dapat diletakkan pada posisi bow atau stern kapal, di luar lambung kapal, memungkinkan kapal untuk dapat berputar 360 derajat dan beroperasi pada kondisi cuaca normal maupun extreme. Chain leg “ditanam” di dasar laut dengan anchor atau piles. Biaya pembuatannya lebih murah dibandingkan dengan internal turret dan modifikasi yang dilakukan di kapal tidak terlalu banyak. Selain posisi turret, perbedaan lain dibandingkan dengan internal turret adalah posisi chain table-nya. Pada external turret, chain table terletak di atas water level, sedangkan pada internal turret, chain table terendam di bawah garis air. Pada umumnya system ini digunakan di perairan yang tidak terlalu dalam dan pada lapangan yang relative kecil.Contoh aplikasi di Indonesia : FPSO Anoa Natuna
Internal Turret
Keunggulan system ini adalah dapat terpasang secara permanen maupun tidak (dis-connectable), dapat diaplikasikan pada lapangan dengan kondisi lingkungan yang moderat sampai ekstrim, dan sesuai untuk deepwater. System ini dapat mengakomodasi riser hingga 100 unit dan kedalaman laut hingga 10,000 feet. Rasanya belum ada contoh aplikasi di Indonesia.

3. Tower Mooring
Pada system ini FSO/FPSO dihubungkan ke tower dengan suatu permanent wishbone atau permanen/temporary hawser. Sesuai untuk laut dangkal hingga sedang dengan arus yang cukup kuat.Keuntungannya adalah :
Transfer fluida yang sederhana, dengan menggunakan jumper hoses dari tower ke kapal,
Akses langsung dari kapal ke tower,
Modifikasi yang tidak terlalu banyak pada kapal,
Semua mechanical equipment terletak di atas sea level.
Contoh aplikasi di Indonesia : FSO Ladinda

4. Buoy Mooring
Pada system ini sebuah buoy digunakan sebagai mooring point kapal dan untuk offloading fluida. Tujuan utamanya adalah untuk transfer fluida dari daratan atau fasilitas offshore lainnya ke kapal yang sedang ditambatkan. Komponen-komponennya antara lain:
Buoy Body, sebagai penyedia stabilitas dan buoyancy
Komponen Mooring dan Anchoring, menghubungkan buoy dengan seabed dan hawser menghubungkan buoy dengan kapal
Product transfer Sytemo Auxiliary System, boatlanding, lifting, dan sebagainya.
Contoh aplikasi di Indonesia : FSO Arco Ardjuna

B. Mooring and Anchor Systems
Mooring and Anchor Systems didesain agar bisa dioperasikan dengan cepat dan aman, terdiri dari anchor (jangkar), anchor chain (rantai jangkar), windlass (mesin kerek jangkar), mooring machinary, hawse pipe, chain locker, mooring gear, rigging (tali temali), dan tipe pengaturan penambatan.
overview of anchor and mooring gear

1. Jangkar (anchor)
Jangkar merupakan salah satu dari komponen kapal yang berguna untuk membatasi olah gerak kapal pada waktu labuh di perlabuhan agar kapal tetap dalam keadaannya meskipun mendapatkan tekanan oleh arus kapal, angin, gelombang dan untuk membantu dalam penambatan kapal pada saat diperlukan. Perlengkapan jangkar terdiri dari jangkar, rantai jangkar, lubang kabel jangkar, stoper, dan handling jangkar.

Jangkar dibedakan berdasarkan menjadi:

a. Holding power (HP)/kekuatan cengkram.

  • Conventional
  • High holding power (HHP)
  • Super high holding power (SHHP)

b. Posisi (position)

  • Jangkar haluan (bower anchor)
    Peralatan utama yang dipakai bilamana kapal membuang sauh atau menahan kapal di dasar laut dan selalu siap terpasang pada lambung kiri dan kanan pada haluan kapal. Selain dua buah jangkar utama, juga terdapat jangkar cadangan dimana berguna sebagai pengganti jangkar utama bilamana salah satu dari jangkar utama tersebut hilang, jangkar ini ditempatkan di muka haluan kapal agar selalu siap bilamana diperlukan. Bower anchor dibedakan menjadi 2 :

    • Stockless anchor (jangkar tanpa tongkat).
    • Stock anchor (jangkar dengan tongkat).
    • Hanya untuk kapal kecil.
    • Tanpa engsel.
    • Disimpan di geladak bangunan atas depan, dioperasikan oleh davit.
    • Jangkar arus (strern anchor)
      Dikenal sebagai ”stream anchor”. Dipergunakan untuk menahan haluan maupun buritan kapal, supaya tidak berputar terbawa arus deras. Disimpan de geladak.
      Bower anchor mempunyai berat tiga kali dari stream anchor atau enam kali lipat berat kedges.

c. Bentuk (type)

  • Grapnel anchor
    Mampu mencengkeram karang dan mengambil benda yang jatuh ke laut.
    • Fluke anchor
      Kemampuan mencengkeram sempurna dan hemat tempat.
    • Mushroom anchor (bentuk jamur)
      Untuk kapal-kapal kecil dan inflatables.
    • Plow anchor (bentuk bajak)
      Cocok untuk kapal pesiar (yacht)
    • Kapal biasanya dilengkapi dengan 3 macam tipe jangkar, yaitu : Jangkar cemat (kedges); Dipakai untuk mengangkat kapal bila terjadi keadaan bahaya, Jangkar haluan (bower anchor), dan Jangkar arus (strern anchor).

    Perencanaan/susunan penjangkaran harus dilengkapi guna :

    • Dengan cepat menurunkan jangkar haluan, mengeluarkan/mengulur kabel rantai sesuai kedalaman yang dibutuhkan dan menghentikan jalannya secara halus (dilakukan oleh anchoring machinery).
    • Menarik rantai jangkar berikut jangkarnya (dilakukan oleh anchoring machinery).
    • Mengikat rantai jangkar dengan pasti pada badan kapal saat membuang sauh dan dalam pelayarannya tak ada rantai yang diberikan bergerak yang dapat membahayakan.
    • Menempatkan jangkar pada lambung dengan baik (stoper).
    • Dapat menyimpan dan menempatkan jangkar dengan mudah (berhubungan dengan desain).
    • Dapat meluncurkan jangkar dan rantainya dengan cepat dari lambung dan menjatuhkanya keluar lambung (pengaman rantai terhadap lambung).
    • Dengan cepat mengeluarkan jangkar dari rantainya.
    • Ditinjau dari kegunaan diatas maka jangkar beserta perlengkapannya harus memenuhi persyaratan antara lain:
    • Jangkar-jangkar di atas kapal harus memenuhi persyaratan mengenai berat, jumlah dan kekuatannya.
    • Panjang, berat dan kekuatan rantai jangkar harus cukup.
    • Rantai jangkar harus diikat dengan baik dan ditempatkan sedemikian rupa sehingga dapat dilepaskan dari sisi luar bak rantainya.
    • Peralatan jangkar termasuk bentuknya, penempatannya, dan kekuatannya harus sedemikian rupa hingga jangkar itu dengan cepat dan mudah dilayani.
    • Harus ada jaminan, agar pada waktu mengeluarkan rantai, dapat menahan tegangan-tegangan dan sentakan-sentakan yang timbul.